Olah Usaha Versi Rentenir

- Redaksi

Minggu, 7 Januari 2024 - 21:28 WIB

5268 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pagi ini kata seorang teman, kami kedatangan dua orang Ibu Ibu dengan membawa seorang anak kecil. Satu orang istri seorang oknum PNS dan satu lagi bersuamikan seorang sopir serabutan.

Mereka ternyata sudah datang dihari yang masih gelap menunggu hampir satu jam diberanda rumah. Kami kaget mendengar dua orang ibu ibu ini bercerita tentang bagaimana susahnya hidup saat ini.

Tanpa mereka sadari saya menguping mendengar mereka berkisah tentang bagaimana mereka sulitnya memenuhi kebutuhan dasar yaitu beras yang harus ada untuk beberapa mulut yang menunggu dirumah.

Saya terenyuh mendengar obrolan mereka tentang kredit beras yang mau tidak mau terpaksa harus mereka ambil dari seorang rentenir. Alkisah Rentenir saat ini ternyata cukup kreatif, tidak hanya membungakan uang tetapi juga mengkreditkan beras.

Dari satu kaleng beras yg mereka ambil dengan harga Rp 230.000, harus dicicil setiap hari dan harus lunas dalam satu bulan dengan jumlah Rp 300.000.

Rentenir ini merajalela diberbagai relung dan peluang usaha yang mereka anggap menguntungkan. Pelakunya ada yang berkedok Koperasi dan ada pula oknum yang harusnya  pemberi rasa aman.
Itulah realita yang dihadapi golongan bawah, bagaimana mau berdemokrasi seperti dinegara maju ditengah perut keroncongan. Bila ingin melihat dengan mata kepala sendiri cobalah pergi ke pajak pagi dan perhatikan ada manusia congkak ysng memarahi ibu ibu pedagang yang  tertunduk lesu menerima omelan karena terlambat membayar cicilan kredit.

Siapa yang bersalah dari semua peristiwa tersebut diatas. Apakah saya merasa bersalah, atau kamu atau kita semua yang salah. Yang jelas kejadian ini nyata di pajak pagi Gayo Lues, Wallahua’lam bi sawaf. (A. Mir Peramane).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perlukah Gayo Lues Lakukan Tawar Negeri?
Mengali Tidak Harus Menambah, Mengurang dan Membagi
Hukum Adat Istiadat Urat Nadi Kehidupan Masyarakat Gayo Lues (Bagian Pertama)
Gayo Lues di Mata Alhudri
H. Irmawan Kucurkan Dana 152,5 Milyar Lebih ke Gayo Lues
Seri Amalia, Sosok Guru Berprestasi Aceh
Putri Tokoh Gayo Lues MZ Abidin, Ira Wahyuni Sang Profesor
Prof Bakar Kembalilah,  Gayo Lues Menunggumu

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 13:14 WIB

SD, SMP dan SMA Muhammadiyah Buka Lowongan Kerja

Senin, 17 Juni 2024 - 11:37 WIB

Kampung Jawa Kurban 10 Lembu 15 Kambing.

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:01 WIB

Eksplorasi Mineral di Pantan Cuaca, PT GMR Diminta Utamakan Putra Daerah

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:55 WIB

Jelang Idul Adha Harga Sembako Gayo Lues Relatif Stabil.

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:52 WIB

Suhaidi: Membangun Berbasis Desa.

Kamis, 6 Juni 2024 - 10:10 WIB

Dilantik, 282 P3K Diminta Berikan Layanan Terbaik Kepada Masyarakat

Rabu, 5 Juni 2024 - 20:08 WIB

UIN Takengon Jalin Kerja Sama PPG Dengan Dinas Pendidikan Gayo Lues

Rabu, 5 Juni 2024 - 14:03 WIB

PUPR Gayo Lues Tambah Excavator Baru

Berita Terbaru

GAYO LUES

Arung Jeram Putri Betung Menantang Namun Menyenangkan

Sabtu, 16 Sep 2023 - 18:55 WIB

GAYO LUES

SD, SMP dan SMA Muhammadiyah Buka Lowongan Kerja

Rabu, 19 Jun 2024 - 13:14 WIB

GAYO LUES

Kampung Jawa Kurban 10 Lembu 15 Kambing.

Senin, 17 Jun 2024 - 11:37 WIB

GAYO LUES

Jelang Idul Adha Harga Sembako Gayo Lues Relatif Stabil.

Rabu, 12 Jun 2024 - 16:55 WIB

ACEH TENGGARA

Suhaidi: Membangun Berbasis Desa.

Selasa, 11 Jun 2024 - 19:52 WIB