Hukum Adat Istiadat Urat Nadi Kehidupan Masyarakat Gayo Lues (Bagian Pertama)

- Redaksi

Senin, 15 Januari 2024 - 19:10 WIB

5394 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Oleh: Buniyamun S

Adat istiadat adalah tata kelakuan yang turun-temurun dan kekal dari generasi satu ke generasi lainnya sebagai warisan, sehingga integrasinya kuat terkait dengan pola perilaku masyarakat. Adapun secara etimologi, kata adat asalnya dari bahasa Arab, “adah” yang berarti kebiasaan atau cara.

Perkembangan dan kemajuan teknologi dan informasi, tingkat pendidikan yang lebih tinggi membawa dampak bagi pelestarian dan pengembangan nilai-nilai hukum adat dalam masyarakat khususnya di Gayo Lues. Dampak yang dirasakan bahwa ada nilai-nilai dalam masyarakat hukum adat yang mulai mengalami perubahan nilai. Perubahan dapat berupa perubahan yang kecil sampai pada perubahan yang sangat besar yang mampu membawa pengaruh yang besar bagi aktivitas dan perilaku masyarakat. Perubahan yang mencakup aspek yang sempit hanya meliputi perubahan perilaku dan pola pikir sedang. Perubahan yang besar mencakup perubahan dalam tingkat struktur masyarakat yang nantinya dapat mempengaruhi perkembangan masyarakat di masa yang akan datang.

Dampak bagi keberlakuan nilai-nilai  dalam kehidupan bersama masyarakat  sangat terasa sehingga perlu dipikirkan pelestarian bahkan pengembangan nilai-nilai hukum adat khususnya bagi masyarakat di Gayo Lues.

Bagi kita yang mendiami Privinsi Aceh dan Gayo Lues merasa bersyukur karena menyangkut adat istiadat telah diatur dalam qanun no. 8 tahun 2019 dan menjadi salah satu keistimewaan Aceh, dan pengelolaannya dilakukan dalam satu wadah yaitu Majilis Adat Aceh (MAA).

Yang menjadi pertanyaan dari keberadaan Majlis Adat Aceh Gayo Lues setelah hampir empat priode komisioner masih berkutat tentang urusan adat perkawinan dan sunat rasul. Apakah ruang lingkup MAA Gayo Lues hanya semata mengurusi hal tersebut. Seharusnya pembahasan masalah adat perkawinan dan sunat rasul telah selesai dibahas, tinggal bagaimana penerapannya dilapangan.

Adat istiadat Gayo Lues berada pada tataran yang lebih luas dan konfrehensif, karane keberadaannya menyangkut hajat hidup dalam ruang lingkup tata krama yang berlaku sejak dahulu sampai sekarang. Keberadaannya menyangkut nilai-nilai luhur dan harus dijalankan serta dilestarikan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perlukah Gayo Lues Lakukan Tawar Negeri?
Mengali Tidak Harus Menambah, Mengurang dan Membagi
Gayo Lues di Mata Alhudri
Olah Usaha Versi Rentenir
H. Irmawan Kucurkan Dana 152,5 Milyar Lebih ke Gayo Lues
Seri Amalia, Sosok Guru Berprestasi Aceh
Putri Tokoh Gayo Lues MZ Abidin, Ira Wahyuni Sang Profesor
Prof Bakar Kembalilah,  Gayo Lues Menunggumu

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 13:14 WIB

SD, SMP dan SMA Muhammadiyah Buka Lowongan Kerja

Senin, 17 Juni 2024 - 11:37 WIB

Kampung Jawa Kurban 10 Lembu 15 Kambing.

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:01 WIB

Eksplorasi Mineral di Pantan Cuaca, PT GMR Diminta Utamakan Putra Daerah

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:55 WIB

Jelang Idul Adha Harga Sembako Gayo Lues Relatif Stabil.

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:52 WIB

Suhaidi: Membangun Berbasis Desa.

Kamis, 6 Juni 2024 - 10:10 WIB

Dilantik, 282 P3K Diminta Berikan Layanan Terbaik Kepada Masyarakat

Rabu, 5 Juni 2024 - 20:08 WIB

UIN Takengon Jalin Kerja Sama PPG Dengan Dinas Pendidikan Gayo Lues

Rabu, 5 Juni 2024 - 14:03 WIB

PUPR Gayo Lues Tambah Excavator Baru

Berita Terbaru

GAYO LUES

Arung Jeram Putri Betung Menantang Namun Menyenangkan

Sabtu, 16 Sep 2023 - 18:55 WIB

GAYO LUES

SD, SMP dan SMA Muhammadiyah Buka Lowongan Kerja

Rabu, 19 Jun 2024 - 13:14 WIB

GAYO LUES

Kampung Jawa Kurban 10 Lembu 15 Kambing.

Senin, 17 Jun 2024 - 11:37 WIB

GAYO LUES

Jelang Idul Adha Harga Sembako Gayo Lues Relatif Stabil.

Rabu, 12 Jun 2024 - 16:55 WIB

ACEH TENGGARA

Suhaidi: Membangun Berbasis Desa.

Selasa, 11 Jun 2024 - 19:52 WIB