Dalam Sepekan Polres Galus Tangani 3 Kasus Narkoba.

0
255

Blangkejeren (Ara News) – Dalam sepekan Satuan Narkoba Polres Gayo Lues tangan 3 kasus Narkoba. Tiga kasus tersebut satu TSK MHD jenis ganja sementara tersangkah lain Ilh (50) kasus Sabu dan SDR ( 37) Kasus Sabu.Ketiga tersangka saat ini menjalani proses lebih lanjut di Mapolres Gayo Lues. Hal tersebut disampikan kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman SIK dalam Pres Lirisnya yang di keluarkan pada Senin 17/09 di Aulah Mapolres Gayo Lues yang berada di Blangsere kecamatan Kutapanjang.
Eka mengatakan ketiga tesangkah dengan ksus yang berbeda Muhd (50) warga Agusan tertangkap di Desa Sanger pada senin 10 September 2018 saat hendak melakukan Transaksi. Bersamanya diamankan barang bukti Ganja seberat 400 gram dan sebuah sepeda motor Jupites MX BL 6800 B. Kasusnya saat ini sedang dalam penanganan.
MHD mebawak ganja dari desa Agusan berencana menjualnya di desa Sanger dengan seseorang tetapi sudah keburu tertangkap oleh satu narkoba di pinggir jalan sanger Blangkejeren.
Kasus kedua dengan tersangkah seorang ibu rumah tangga Ilh ( 50) pekerjaan pedagang warga desa Panglima Linting Kecamatan Dabun Gelang tertangkap pada kamis 13 September 2018 pada pukul 13.00 Sib di rumah tersangkah yang berada di desa panglima Linting, bersamanya turut diamankan 21 bungkus sabu dengan rincian 3 bungkus paket besar.11 bungkus paket sedang, dan 7 bungkus paket kecil.dengan berat total 22.7 gram.
Dari pengakuan tersangka barang bukti tersebut didapat dari dari seseorang dengan sebutan Adek , tetapi dirinya tidak tau alamat rumahnya. Atas perbuatanya tersangkah terancam dengan hukuman minimal 6 tahun penjara maksimal 20 tahun
Tersangkah terakhir berinisal SDR (37) warga desa Kutalintang kecamatan Blangkejeren. terangkap pada minggu 16 September 2018 di desa penosan kecamatan Blangjerango. Diamankan berserta tersangkah sebuah dompet warna hitam yang berisi 14 bungkus sabu . dikemas dalam sebuah plastik putih dengan berart 5.05 gram. Sabu tersebut di peroleh dari seorang tersangkah laki-laki bernama AD (30) yang saat in menjadi DPO Sat Narkoba . TSk teranacam hukuman penjara minimal 5 tahiun maksimal 20 tahun.
Kapolres ingatkan kepada masyarakat untuk waspada terhadap narkoba yang sudah masuk kepelosok desa. Dan waspadai bila ada yang mencurigakan segra melaporkan kepihak terkait.(Bayu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here